





harapan terbesarku tentu saja Lulus SMA dan masuk Komunikasi atau Sastra Inggris Unair. dan semoga saja harapan ini akan menjadi kenyataan. semoga semoga.
harapan kedua, aku ingin membeli kado buat mama sama papa yang ulang tahunnya cuma beda satu hari. semoga saja keuangan mencukupi. ah ya, sama beli kado buat dita juga.
tapi sekarang fokus UNAS dulu. sama fokus tes PMDK Prestasi. alhamdulillah, aku masuk 5 besar di kelas. tapi aku masih takut bakal tersingkir sebelum tes. soalnya kata Kentang, formulir-formulir yang udah diserahin ke pihak Unair bakal diseleksi lagi. nah kan aku ga tau bakal kesaring apa ga.
Ya Allah, semoga saja aku masih ada kesempatan buat tes PMDK Prestasi dulu. aku janji aku akan berusaha sebaik mungkin untuk tes itu.
gracias :)
ini foto-foto dita, aku, ajie pas main gelembung. (bima ga pernah mau aku ajak foto bareng. beda sama mereka)



aku pengen liburan cepet dateng lagi supaya aku bisa sama mereka lagi!
saya bangun. tadi jam 08.30 WIB an. terbangun. oleh suara-suara. ternyata suara mama. dan suara mbahti. saya tidak tahu apa yang terjadi. mama menangis. mbahti menyatakan kekecewaan. tapi saya masih pura-pura tidur. pura-pura tidak tahu.
sampai sekarang mbahti masih marah. well, kecewa mungkin lebih tepatnya. oleh kelakuan papa. saya benar-benar ingin tahu apa yang terjadi. tapi bagaimana cara saya menanyakan pada mama? saya takut dianggap, anak kecil tidak perlu ikut campur.
saya rasa, walaupun saya tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi, ini semua berasal dari papa. saya sempat mendengar mama menyalahkan mbahti karena mbahti bergumam terus menerus tentang keburukan papa. dan papa dengar. dan papa tidak suka. lalu mama memberitahu mbahti untuk tidak melakukan itu lagi. karena akan membuat papa marah. mbahti marah juga. karena dia tidak merasa salah.
oh entahlah. itu hanya prediksi saya. saya tidak tahu apa yang terjadi. dan saya mau tahu. dan saya ingin tahu. dan saya perlu tahu.